Kelas Fotografi di SMK

motografi-LORES

Daya tarik sebuah sekolah bukan hanya terletak pada prestasinya saja. Kenapa, karena belakangan ini saya perhatikan sedang ada trend di sekitar tempat saya tinggal bahwa ada beberapa sekolah, umumnya sekolah menengah atas yang mulai ditinggalkan oleh para pendaftar dari SMP ketika musim tahun ajaran baru tiba. Atau disebut juga ketika saat-saat PPDB/PSB (Penerimaan Peserta Didik Baru).

Temuan yang saya dapat (walau tidak banyak) ialah mereka calon peserta didik baru melihat sebuah sekolah yang mereka minati ada beberapa pertimbangan, yaitu :
1. Kualitas Pendidikan pada sekolah tersebut (misal, mutu guru yang mengajar juga output lulusannya)
2. Sarana prasarana di sekolah yang dituju
3. Kemudahan transportasi
4. Biaya
5. Prospek lulusan (biasanya SMK)
6. Ekskul atau ekstra kurikuler

Khusus yang terakhir memang saya amati dari mereka yang mendaftar biasanya hal ini ditanyakan. Bisa jadi memang siswa yang bersangkutan termasuk siswa yang aktif di setiap kegiatan. Oleh karena itu, sebagai salah satu trik yang pernah saya gunakan adalah mengusulkan adanya ekskul-ekskul unik yang bisa menjadi daya tarik para pendaftar.

Pada artikel sebelumnya saya pernah menulis tentang kegiatan ekstra kurikuler Sinematografi di sekolah tempat saya mengajar. Alhamdulillah bisa terealisasi walau saya tidak ditunjuk sebagai pembina ekskul ini tapi saya puas. Karena sebuah ekskul yang saya inginkan ada akhirnya bisa eksis. Peminatnya lumayan banyak, ada sekitar 40 orang lebih. Walau saya tidak membina secara langsung tapi saya masih bisa memonitor kegiatannya.

Nah, ternyata masih ada siswa lain yang tertarik dengan kegiatan serupa tapi tidak sama. Namanya Fotografi. Dengan jumlah peminat yang sangat banyak, ada sekitar 30 orang (peserta awal hanya 16 orang) maka kegiatan Fotografi ini bisa berjalan.

Mengandalkan alat-alat yang ada di kompetensi keahlian Multimedia seperti kamera DSLR dan pocket Alhamdulillah kegiatan ini bisa berlangsung. Terlihat dari antusias para calon peserta yang ingin sekali ikut dan diadakannya kegiatan belajar Fotografi ini di luar jam KBM Multimedia reguler.

Sekarang, walau terlihat aneh.. Fotografi koq cuma pakai kamera pocket dan kamera hp. Saya sih masa bodoh. Yang penting siswa ada kegiatan di luar jam KBM dan bisa belajar walau dengan alat yang terbatas. Pemakaian kamera DSLR yang hanya beberapa unit bisa bergantian.

Prinsip saya, Lebih baik memulai dengan yang sudah ada karena kalau menunggu yang seharusnya ada kapan mau majunya. Saya mengharapkan nanti siswa-siswi saya bisa menerapkan ilmu di luar kelas ini untuk bekal survive di dunia masyarakat.

Read more...

Ekskul Sinematografi

3 shot

Sinematografi adalah salah satu peminatan kegiatan yang lumayan banyak pesertanya di SMK Negeri 1 Bojongsari. Setelah selama ini saya bergerak secara underground bersama para siswa dan siswi kelas XII, akhirnya pihak sekolah mau mengadakan dan meresmikan salah satu ekstra kurikuler Sinematografi di sekolah saya. Sebelum diresmikan biasanya saya merekrut siswa dan siswa satu kelas terlebih dahulu untuk dibuat menjadi beberapa tim kecil. Tim ini yang nantinya akan memproduksi film-film pendek karya mereka.

Sekarang setelah resmi di-launching ekskul Sinematografi di SMK Purbalingga ini, maka diharapkan ke depannya akan lahir karya-karya sinema dari SMKN 1 Bojongsari yang kreatif dan mandiri. Untuk sementara ini memang materi kami ambil dari beberapa literatur di internet dan hasil dari workshop film pendek yang pernah saya ikuti dari para praktisi film provinsi Jawa Tengah lalu ditularkan kembali ke para peserta ekskul Sinematografi ini. Kami akan intensifkan produksi film pendek (memang itu salah satu misi kami) walau tidak sedang diikutkan ke dalam lomba film antar sekolah, remaja dan sebagainya. Jadi, ada atau tidak ada film saya tekankan kepada para peserta ekskul Sinematografi ini untuk terus berkarya.

Hmm, nama ya? Sepertinya belum dulu deh. Sebaiknya saya fokus ke karya dulu, urusan nama ekskul belakangan aja. Saya sendiri juga masih menclok sana-sini karena ada salah satu ekskul lagi yang siswa harapkan ada, yaitu Fotografi. Ekskul yang terakhir ini baru 13 orang peminat dengan hanya satu orang yang punya kamera. Kebetulan para peminatnya meminta saya sebagai pembina ekskul Fotografi ini. Ya kita lihat saja nanti. Yang jelas saya tidak mau muluk-muluk terhadap dua kegiatan ini. Yang penting minat siswa dapat tersalurkan dan mereka mampu berkarya tidak hanya di akademis tapi juga berprestasi dan berkarya di non-akademis. Dah, 'gitu aja.

Artikel lain yang terkait : Film Pendek SMK.

Read more...

Apa itu Multimedia

Multimedia adalah penggunaan komputer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat bernavigasi, berinteraksi, berkarya dan berkomunikasi (Hofstetter 2001). Multimedia sering digunakan dalam dunia hiburan. Selain dari dunia hiburan, Multimedia juga diadopsi oleh dunia Game.

Multimedia juga dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda dalam menyampaikan informasi berbentuk text, audio, grafik, animasi, dan video.

Definisi Multimedia menurut beberapa ahli

  1. Rosch, 1996 : Multimedia adalah Kombinasi dari komputer dan video
  2. McComick, 1996 : Multimedia adalah Kombinasi dari tiga elemen: suara, gambar, dan teks
  3. Turban dan kawan-kawan, 2002 : Multimedia adalah Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar
  4. Robin dan Linda, 2001 : Multimedia adalah Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video
  5. Steinmetz (1995, p2) : Multimedia adalah gabungan dari seminimalnya sebuah media diskrit dan sebuah media kontinu. Media diskrit adalah sebuah media dimana validitas datanya tidak tergantung dari kondisi waktu, termasuk didalamnya teks dan grafik. Sedangkan yang dimaksud dengan media kontinu adalah sebuah media dimana validitas datanya tergantung dari kondisi waktu, termasuk di dalamnya suara dan video.
  6. Vaughan (2004, p1) : Multimedia adalah beberapa kombinasi dari teks, gambar, suara, animasi dan video dikirim ke anda melalui komputer atau alat elektronik lainnya atau dengan manipulasi digital.
Read more...

Download E-Book Animasi Menggunakan Flash

FlashAda request dari rekan sesama guru di Facebook yang meminta panduan belajar Animasi menggunakan Flash, baik itu yang masih di bawah Macromedia ataupun Adobe. Jadinya ya saya rangkum semua buku elektronik yang saya pakai sebagai panduan untuk mengajar animasi Flash di kelas. Semua saya dapatkan dari internet dari berbagai sumber dan sudah saya kompilasi dan kumpulkan menjadi satu sehingga mudah untuk mencarinya.

Jika Anda menginginkan belajar animasi Flash dari tingkat dasar sampai dengan yang interaktif seperti membuat Company Profile, Media Pembelajaran dan Game Flash juga ada.

Silahkan dipilah dan dipilh kira-kira buku elektronik Flash yang mana yang cocok dan bisa Anda pakai & terapkan di kelas.
Link untuk download e-book Animasi Flash ada di sini.

Read more...

SMK Multimedia = SMK Design Grafis?

multimedia-bidang-ti-atau-bukan

Pertanyaan itu pernah muncul dari salah seorang siswa saya di awal-awal mata diklat produktif multimedia. Hal ini terlontar karena saya menerangkan beberapa prospek lapangan kerja dan profesi yang dapat dilakoni oleh seorang lulusan SMK jurusan Multimedia nantinya.

Pernyataan yang mungkin tepat ialah dengan menarik lagi maksud tujuan dari dibukanya jurusan atau program keahlian Multimedia ini yaitu peserta didik mampu membuat produk dan memproduksi segala konten informasi yang berkaitan dengan media teks, gambar, gambar bergerak (animasi, video) serta suara (audio).

Lalu produknya apa saja?

  • Mulai dari produk yang mengandung teks dan gambar seperti barang cetak dan design produk,
  • Mengandung gambar bergerak (animasi/video) seperti film, video clip, animasi serta produk interaktif (itu lho, produk yang melibatkan pembaca atau penonton untuk menghasilkan suatu informasi, contohnya CD Interaktif dan web),
  • Mengandung unsur suara seperti musik, sound editing dan lain-lain. Read More

Lalu apa hubungannya dengan pertanyaan siswa saya di atas tadi. Hubungannya adalah dia merasa bahwa ada beberapa Kompetensi Dasar di jurusan Multimedia ini yang 'melulu' berkaitan dengan pekerjaan dan proyek gambar menggambar. Saya sedikit setuju dengan pendapatnya walau harus saya luruskan karena itu adalah hasil pikirannya yang baru masuk jurusan ini. Jadi belum mengetahui semua kompetensi dari kelas satu sampai kelas tiga. Maklum lah, namanya juga masih anak-anak. Sebagai guru, saya bantu meluruskan pandangannya.

Kompetensi Dasar yang berkaitan dengan dunia design diberikan karena memang dasar-dasar design mulai dari sejarah design, perkembangan design grafis sampai digunakannya Teknologi Informasi dalam dunia design akan menjadi tonggak & pondasi kompetensi peserta didik jurusan Multimedia ini dalam mengolah produk-produk Multimedia ke depan nantinya. Pemahaman tentang Nirmana, Teori Warna, Dasar-Dasar Seni Grafis, Typografi, Pengenalan Tentang Fotografi dan beserta penguasaan perangkat lunak pendukungnya akan menjadi modal dasar pada kompetensi Multimedia selanjutnya di semester-semester berikutnya.

Ini juga berkaitan erat dengan pemakaian infrastruktur TI yang sangat intens sehingga tidak heran jika jurusan Multimedia memasuki ranah TIK di SMK yang terdiri dari program jurusan Teknik Komputer & Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak. Intinya dalah penggunaan TIK dalam memproduksi konten multimedia adalah mutlak diperlukan.Coba deh perhatikan pelukis jaman dulu dengan sekarang pakainya apa. Jaman dulu perupa lukis senjatanya kan kuas, kanvas dan cat. Lalu orang komputer senjatanya ya komputer. Kalau pelukis jaman sekarang, sudah pakai komputer dan Wacom :-)

Definisi Desain Grafis

Salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi. Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, multimedia, industri dan lain-lain. Tidak seperti jurusan TIK lainnya yang bersifat 1+1=2 maka di jurusan Multimedia hasilnya bisa terjadi lain karena unsur kreatif dan seni ada di sini.

Pertanyaan lain yang mungkin timbul setelah membaca sepenggal tulisan ini adalah apakah siswa harus jago gambar atau siswa akan dididik menjadi ahli gambar atau jurusan ini semata-mata mengajar pelajaran menggambar? Tentu tidak, namun kemampuan/kompetensi menggambar memang diperlukan ketika akan menuangkan ide-ide dan konsep. Contohnya seperti penggunaan gambar sketsa dan storyboard ketika akan membuat sebuah produk multimedia seperti iklan TV, animasi dan film. Orang tentu akan cenderung lebih memahami lewat bahasa gambar dari pada bahasa tulisan.

Menurut tulisan Slamet Suyanto dalam blognya di http://slametsuyanto.net seperti tertera ini :

Ada beberapa tokoh menyatakan pendapatnya tentang desain grafis yang saya ambil dari situs http://id.wikipedia.org.

Menurut Suyanto desain grafis didefinisikan sebagai ” aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.

Sedangkan Jessica Helfand dalam situs http://www.aiga.com/ mendefinisikan desain grafis sebagai kombinasi kompleks kata-kata dan gambar, angka-angka dan grafik, foto-foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bisa menggabungkan elemen-eleman ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus, sangat berguna, mengejutkan atau subversif atau sesuatu yang mudah diingat.

Menurut Danton Sihombing desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.

Menurut Michael Kroeger visual communication (komunikasi visual) adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).

Warren dalam Suyanto memaknai desain grafis sebagai suatu terjemahan dari ide dan tempat ke dalam beberapa jenis urutan yang struktural dan visual.

Sedangkan Blanchard mendefinisikan desain grafis sebagai suatu seni komunikatif yang berhubungan dengan industri, seni dan proses dalam menghasilkan gambaran visual pada segala permukaan.

Kategori Desain Grafis

Secara garis besar, desain grafis dibedakan menjadi beberapa kategori:

  • Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
  • Web Desain: desain untuk halaman web.
  • Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
  • Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
  • Desain Produk, 3 Modelling, Pemaketan dan sejenisnya.

Program Pengolah Grafis

Oleh karena desain grafis dibagi menjadi beberapa kategori maka sarana untuk mengolah pun berbeda-beda, bergantung pada kebutuhan dan tujuan pembuatan karya.

1. Aplikasi Pengolah Tata Letak (Layout)
Program ini sering digunakan untuk keperluan pembuatan brosur, pamflet, booklet, poster, dan lain yang sejenis. Program ini mampu mengatur penempatan teks dan gambar yang diambil dari program lain (seperti Adobe Photoshop). Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:

  • Adobe FrameMaker
  • Adobe In Design
  • Adobe PageMaker
  • Corel Ventura
  • Microsoft Publisher
  • Quark Xpress

2. Aplikasi Pengolah Vektor/Garis
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat digunakan untuk membuat gambar dalam bentuk vektor/garis sehingga sering disebut sebagai Illustrator Program. Seluruh objek yang dihasilkan berupa kombinasi beberapa garis, baik berupa garis lurus maupun lengkung. Aplikasi yang termasuk dalam kelompok ini adalah:

  • Adobe Illustrator
  • Beneba Canvas
  • CorelDraw
  • Macromedia Freehand
  • Metacreations Expression
  • Micrografx Designer

3. Aplikasi Pengolah Pixel/Gambar
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah gambar/manipulasi foto (photo retouching). Semu objek yang diolah dalam progam-program tersebut dianggap sebagai kombinasi beberapa titik/pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu, misalnya, foto. Gambar dalam foto terbentuk dari beberapa kumpulan pixel yang memiliki kerapatan dan warna tertentu. Meskipun begitu, program yang termasuk dalam kelompok ini dapat juga mengolah teks dan garis, akan tetapi dianggapa sebagai kumpulan pixel. Objek yang diimpor dari program pengolah vektor/garis, setelah diolah dengan program pengolah pixel/titik secara otomatis akan dikonversikan menjadi bentuk pixel/titik.
Yang termasuk dalam aplikasi ini adalah:

  • Adobe Photoshop
  • GIMP
  • Corel Photo Paint
  • Macromedia Xres
  • Metacreations Painter
  • Metacreations Live Picture
  • Micrografx Picture Publisher
  • Microsoft Photo Editor
  • QFX
  • Wright Image

4. Aplikasi Pengolah Film/Video
Program yang termasuk dalam kelompok ini dapat dimanfaatkan untuk mengolah film dalam berbagai macam format. Pemberian judul teks (seperti karaoke, teks terjemahan, dll) juga dapat diolah menggunakan program ini. Umumnya, pemberian efek khusus (special effect) seperti suara ledakan, desingan peluru, ombak, dan lain-lain juga dapat dibuat menggunakan aplikasi ini. Yang termasuk dalam kategori ini adalah:

  • Adobe After Effect
  • Power Director
  • Show Biz DVD
  • Ulead Video Studio
  • Adobe Premier
  • Easy Media Creator
  • Pinnacle Studio Plus
  • WinDVD Creater
  • Nero Ultra Edition

5. Aplikasi Pengolah Multimedia
Program yang termasuk dalam kelompok ini biasanya digunakan untuk membuat sebuah karya dalam bentuk Multimedia berisi promosi, profil perusahaan, maupun yang sejenisnya dan dikemas dalam bentuk CD maupun DVD. Multimedia tersebut dapat berisi film/movie, animasi, teks, gambar, dan suara yang dirancan sedemikian rupa sehingga pesan yang disampaikan lebih interktif dan menarik.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah:

  • Macromedia Authorware
  • Macromedia Director
  • Macromedia Flash
  • Multimedia Builder
  • Ezedia
  • Hyper Studio
  • Ovation Studio Pro

Semoga dari tulisan di atas dapat memberi jawaban atas pertanyaan siswa saya di kelas dan juga dapat menjadi panduan bagi guru-guru yang mengampu jurusan atau program keahlian Multimedia. Ringkas kata, program keahlian Multimedia sedikit banyak mirip dengan jurusan DKV (Design Komunikasi & Visual)  di jenjang D3 dan S1. SMK dengan program keahlian Multimedia (mungkin)  bukan (melulu) SMK Design Grafis tapi kompetensi dan keahlian design-mendesign ini akan menjadi awal berkualitasnya atau tidaknya produk Multimedia yang akan dihasilkan nanti.

Selamat berkreasi dan terima kasih.

Read more...

Uji Kompetensi Kejuruan Pertama Multimedia

Tenang tapi sebenarnya tegang. Tanpa banyak bicara selama mengerjakan soal dari pagi sampai sore. Itulah gambaran suasana hari pertama UKK (Uji Kompetensi Kejuruan/Ujikom) program keahlian Multimedia di SMK Negeri 1 Bojongsari Purbalingga yang sudah dilakukan lebih awal dari jurusan lain, Jasa Boga dan Busana Butik. Kegiatan UKK jurusan Multimedia yang pertama kali diadakan ini diadakan mulai tanggal 25 februari sampai dengan 2 Maret 2012.

foto-ukk-multimedia-2012-1

foto-ukk-multimedia-2012-2

Dengan persiapan selama 3.5 bulan dan latihan terus menerus, para siswa dari jurusan Multimedia angkatan awal ini akhirnya 'belah duren' alias mengahdapi UKK yang baru pertama kalinya diadakan di jurusan ini selama SMK ini berdiri.

Paket soal yang diusung oleh mereka adalah pembuatan Media Pembelajaran Interaktif dengan mengangkat materi seputar Multimedia. Kegiatan UKK ditutup dengan Presentasi Produk yang dibuat pada hari terakhir UKK.

Untuk kegiatan UKK jurusan lain seperti Busana Butik, sedianaya diadakan mulai tanggal 27 Februari 2012 sedangkan Jasa Boga mulai tanggal 3 Maret 2012. Semua kegiatan UKK akan ditutup dengan acara Gebyar Produk UKK dengan nama The Show Of Competence Skill 2012 dari ketiga jurusan pada tanggal 3 Maret 2012 yang akan menampilkan seluruh karya hasil UKK dari semua jurusan..

Read more...

Tampil Memukau Di Depan Bupati

  • Published in Event

Demo-Masak-Di-Depan-Bupati

Lagi-lagi SMK Negeri 1 Bojongsari Purbalingga bikin heboh. Kali ini dengan tampil di pawai Hari Jadi Kabupaten Purbalingga yang ke 181 dan berlangsung di depan Pendopo Kabupaten. Dengan mengirimkan lebih dari 150 siswa yang terdiri dari 3 program keahlian, yaitu Jasa Boga, Busana Butik dan Multimedia, SMK ini tampil rancak. 

Performa diawali dengan kesenian Thek-Thek lalu puncak penampilan SMK N 1 Bojongsari adalah dengan menampilkan keahlian memasak 'live' di depan Bupati Purbalingga, sekaligus mempersilahkan pak bupati untuk mencicipinya kemudian ditutup dengan aksi a la bartender oleh para siswa dan siswi dari program keahlian Jasa Boga.

Read more...

Lolos Seleksi LKS Design Grafis Kabupaten

SMK Negeri 1 Bojongsari tidak henti-hentinya berprestasi dalam lomba. Hari ini tanggal 28 Juni 2011 bertempat di SMK Negeri 1 Purbalingga diadakan seleksi calon peserta Lomba Keterampilan Siswa (LKS) dengan mata lomba Design Grafis. Hasilnya adalah Wasito dari SMK Negeri 1 Bojongsari - Purbalingga lolos seleksi tingkat kabupaten dan berhak mewakili kabupaten Purbalingga untuk ikut LKS tingkat provinsi Jawa Tengah 2011 di Pati.

Seleksi diikuti oleh 5 peserta dari berbagai SMK negeri dan swasta sekabupaten Purbalingga. Bertempat di lab Rekayasa Perangkat Lunak SMK Negeri 1 Purbalingga.

seleksi-lks-design-grafis-kabupaten-purbalingga-2011-02

Read more...
Subscribe to this RSS feed

AS SEEN ON FACEBOOK

smkbisa

Selamat datang di web site resmi SMK Negeri 1 Bojongsari - Purbalingga. SMK Negeri pertama yang berjurusan Multimedia di Purbalingga dan satu-satunya SMK dengan kompetensi keahlian kuliner atau Tata Boga di Purbalingga serta Perhotelan.

  1. KOMENTAR
  2. TAG
  3. TOP

Telah dibuka kompetensi keahlian PERHOTELAN di SMK Negeri 1 Bojongsari

UPDATE STATUS

AGENDA SEKOLAH

No events

box down Kompilasi materi untuk Latihan Ujian Nasional beserta tryout UN & Ujian Sekolah untuk Kompetensi Keahlian Multimedia sudah dapat didownload.

NETWORKED BLOGS

KARYA SISWA

Karya Siswi Busana Butik SMKN 1 Bojongsari

29-01-2016 Hits:1366 Karya Siswa Busana Butik Reza Pahlevi - avatar Reza Pahlevi

Karya Siswi Busana Butik SMKN 1 Bojongsari

Karya siswa dan siswi SMK selama belajar di bangku sekolah akan selalu menjadi kebanggaan para pembuatnya. Karena memang lulusan SMK...

Komik, Goresan Pena Siswa SMK

17-12-2014 Hits:2301 Karya Siswa Multimedia Reza Pahlevi - avatar Reza Pahlevi

Komik, Goresan Pena Siswa SMK

Namanya Hary Adha Prabowo, dari kelas XII M1 SMK Negeri 1 Bojongsari kompetensi keahlian Multimedia. Bidang keahlian yang menonjol adalah...

BROSUR PPDB

SMK Negeri 1 Bojongsari Purbalingga membuka Pedaftaran Peserta Didik Baru untuk tahun pelajaran 2018-2019. Brosur PPDB tahun ini dapat di-download pada gambar di bawah :

Poster A3 PPDB 2018 TOP HEADER

Klik kanan lalu Save Image as.. untuk download brosur dalam resolusi sebenarnya.

KONTAK

SMK Negeri 1 Bojongsari
Jl. Raya Bojongsari
Kec. Bojongsari - Desa Bojongsari
Purbalingga - Jawa Tengah 53362
Telp. (0281) 659-6942
E-mail : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.  

Sign In or Create Account